7 Tips Ketika Memberi atau Memilih Nama Bayi

Posted on

7 Tips Ketika Memberi, Merangkai atau Memilih Nama Bayi

bayi lucu imut dan manis, bayi imut gemesin, bayi lucu imut menggemaskan, bayi lucu imut indonesia, bayi lucu dan imut
Model : Keponakan Ibu Teni, Lengkong

Adakah yang sedang menanti kehadiran seorang bayi? Anak, cucu atau keponakan, mungkin?

Biasanya akan ada sensasi bahagia tersendiri menjelang lahirnya seorang bayi. Para orang tua akan segera mempersiapkan segala sesuatu demi menyambutnya. Entah berupa perlengkapan bayi, maupun kamarnya kelak.

Namun bagaimana dengan namanya? Seorang penyair mengatakan, apalah arti sebuah nama. Namun mayoritas orang setuju, nama tak hanya menjadi identitas belaka. Nama juga bisa menjadi doa bagi pemiliknya. Karena itu, orang tua sangat mempertimbangkan banyak hal ketika menciptakan nama bagi sang anak. Entah maknanya, trend-nya, padu-padannya, dsb.

Namun sebelum menentukan satu nama bayi, berikut ini ada 7 tips ketika memilihnya. Jom!

1. Luangkan Waktu untuk Berpikir

Sebenarnya kita ingin nama bayi ala Arab, suku daerah, kebarat-baratan, eksotis dan unik atau memang campuran? Sebelum menetapkan sebuah nama, alangkah baiknya untuk mempertimbangkan hal umum ini jauh-jauh hari. Bijak juga kalau kita mendengar pendapat lain; pasangan, orang tua, sahabat, dsb. Jika ditetapkan, kita bisa mencari info soal nama-nama tersebut. Selain bertanya pada orang lain, zaman sekarang kita dimudahkan dengan proses searching via internet, meminta pendapat di sebuah forum atau sekadar berbagi via media sosial.

2. Tulis Daftar Nama-Nama yang Terpilih

Kita kemungkinan akan bingung sendiri jika dalam secarik kertas terdapat list nama-nama yang tertulis secara acak. Jika ada komputer atau laptop, kita bisa menyusunnya dengan rapi. Sebaiknya jika menyusunnya secara alphabet. Kita juga bisa membaginya menjadi nama calon bayi laki-laki dan perempuan. Itu pun kalau kita belum bisa menebak gender dari sang bayi. Lebih bagus lagi kalau kita buatkan kategori namanya. Entah yang islami, tradisional, modern, dsb. Dengan demikian, proses pemilihan akan terasa lebih mudah.

3. Konsultasikan dengan Ahlinya

Penyusunan nama hanya sekadar keren, asing, enak diucapkan atau asal ada saja. Kadang kita dibuat mengernyit sendiri dengan nama-nama yang aneh dan memiliki arti, yang ternyata juga tak kalah aneh. Karena itu, sebaiknya kita konsultasikan pada mereka yang dipercaya atau yang dianggap pakar di bidangnya. Misalnya kita menyampaikan calon nama yang islami pada seorang ulama, lalu mengkonfirmasi apakah panggilan tersebut memiliki makna yang bagus atau tidak.

BACA JUGA:  OMG!!! Monyet Mengadopsi Anak Anjing

4. Teliti

Lagi-lagi, nama yang terkesan modern dan enak diucapkan tidak menjamin akan baik bagi sang bayi. Tak ada salahnya untuk mendengar apa kata orang tua, bahwa nama itu bisa membawa pengaruh bagi sang bayi.

Cari makna dibalik calon nama yang hendak disematkan. Jangan sampai gegabah, misalnya dengan asal mencomot kata-kata dalam Kita Suci Alqur’an. Tak selamanya istilah Arab bermakna bagus. Kita wajib menelusuri maknanya. Cari juga padu-padan nama pendek dan panjangnya yang baik dan pas.

bayi lucu ketawa, bayi lucu imut, bayi lucu banget, bayi lucu banget bikin kita ketawa, bayi lucu bergerak, Anisa anak Bpk Dedi Domba Ubeh
Model : Anisa putri Bapak Dedi Ubeh

5. Berbagi Rasa Dengan Para Calon Orang Tua

Berbincang dengan orang yang senasib-sepenanggungan memang menyenangkan. Kita memiliki pengalaman, situasi dan perasaan yang nyaris senada. Hal ini sangat bermanfaat. Kita bisa saling berbagi ide atau pendapat terkait penamaan calon bayi. Rasa panik juga akan berkurang, sebab kita sudah melepaskan sebagian beban yang diemban.

6. Pertimbangkan Nama Tengah Anak

Semakin banyak pilihan, kita akan semakin kebingungan. Keluarga, pasangan, teman dan orang lain menyampaikan pendapatnya sendiri. Kita sendiri sudah membuat daftarnya. Tapi ada sesuatu yang membuat nama yang sudah ada seperti tidak pas, atau mungkin terdengar aneh. Untuk itu, kita bisa mempertimbangkan nama tengahnya. Biasanya nama tengah yang baik akan semakin membuat panggilan jadi semakin elok. Apalagi di zaman sekarang, penamaan dengan nama tengah sudah semakin banyak dipilih.

7. Yakin Terhadap Diri Sendiri

Ada kalanya kita sangat menyukai beberapa nama, namun mesti dipendam karena rasa ragu. Kita terlalu memikirkan bagaimana pendapat orang nantinya. Kalau namanya terlalu islami, takut dikira sok alim. Kalau namanya modern, takut dikira sok gaya. Begitupun ketika namanya berasal dari bahasa lain, takut dianggap aneh, tidak populer atau tidak umum dengan masyarakat. Padahal sebaiknya kita menepikan semua pikiran itu. Bagaimanapun, yang sedang kita pertimbangkan adalah bayi sendiri. Tak perlu takut untuk menyematkan nama yang sudah dipoles sedemikian rupa pada buah hati kita. Jangan sampai pemilihan nama saja membuat kita menyesal nantinya.

Berbagai nama calon bayi memang sangat banyak. Tapi menentukan satu diantara semua yang banyak itu memang susah-susah gampang. Untuk itu, alangkah baiknya kita memanfaatkan waktu yang ada untuk mempertimbangkan satu nama yang nanti dipilih. 7 Tips Ketika Memberi atau Memilih Nama Bayi (DSB #RD)

BACA JUGA:  Jenis-Jenis Pohon Palem Eksotik Yang Tumbuh di Indonesia

2 thoughts on “7 Tips Ketika Memberi atau Memilih Nama Bayi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *