10 Organisme atau Makhluk Hidup yang mampu bertahan hidup di tengah kondisi esktrem

10 Organisme atau Makhluk Hidup yang Mampu Bertahan Hidup di tengah Kondisi Esktrem
Kondisi atau cuaca ekstrem memang menjadi sesuatu yang mengancam. Tak hanya manusia, makhluk hidup lainnya pun akan merasa risih dengan keadaan tersebut. Jarang yang bisa bertahan lama.

Ketika kemarau panjang, hewan-hewan buas mudah sekali bertingkah agresif saking tidak nyamannya. Sementara para hewan unggas mati bergelimpangan. Mereka memang sensitif dengan cuaca. Lagipula keadaan ekstrem membuatnya sangat stress. Demikian juga dengan tanaman yang layu, mengering bahkan mati.

Jika sudah dalam taraf membahayakan, keadaan ekstrem memang bisa menjadi ancaman mematikan. Sekuat apapun 10 organisme, ia bisa takluk dengan keadaan tersebut. Namun ada beberapa makhluk hidup yang ternyata sangat tangguh.

Ke-10 organisme ini, misalnya. Mereka dikaruniai kemampuan untuk bertahan di tengah ekstremnya temperatur atau kondisi yang ada. Apa saja? Jom!

10. Laba-laba Himalaya (Euophrys Omnisuperstes)

10 Organisme atau Makhluk Hidup yang Mampu Bertahan Hidup Di Tengah Kondisi Esktrem, Laba-Laba Peloncat Himalaya, Euophrys Omnisuperstes
Secara bahasa, nama latinnya “Euophrys Omnisuperstes” memiliki makna “berdiri di atas segalanya“. Hal itu dikarenakan laba-laba ini mampu bertahan di titik tertinggi, sampai 22.000 kaki atau 6.700 meter di atas permukaan laut. Ia pun disebut sebagai penghuni tetap di tempat tertinggi.

Tekanan atmosfer tak jadi masalah baginya. Demikian juga dengan kadar oksigen yang tipis, yang masih bisa dia hadapi. Biasanya dia akan mengandalkan serangga-serangga kecil yang disapukan angin. Namun ia juga mampu bertahan tanpa makanan dalam waktu cukup panjang.

9. Tikus Kangguru Raksasa (Giant Kangaroo Rat / Ord’s Kangaroo Rat)

10 Organisme atau Makhluk Hidup yang Mampu Bertahan Hidup Di Tengah Kondisi Esktrem, Tikus Kangguru Raksasa, Giant Kangaroo Rat, Ord's Kangaroo Rat
Hewan apa yang bisa bertahan lama tanpa minuman? Pikiran kita pasti langsung tertuju pada makhluk padang pasir, Unta. Waktu bertahannya sendiri hanya sekitar 15 hari. Itu pun karena unta tersebut memiliki cadangan di punuknya.

Padahal ada hewan lain, Tikus Kangguru Raksasa, yang mampu berdiri tanpa air di sepanjang hidupnya. Hewan ini biasanya ditemui di Death Valley. Mereka termasuk hewan yang terancam punah. Harapan hidupnya cukup pendek, sekitar 3 sampai 5 tahun.

Untuk pemenuhan cairan, mereka mengandalkan sumber makanannya, yang kebanyakan berasal dari biji-bijian. Tuhan YME memang Maha Pemurah dan Bijaksana, sebab hewan ini tidak berkeringat, sehingga cadangan cairan dalam tubuhnya tidak terbuang.

8. Cacing “Thermo-tolerant” / Cacing Pompeii (Paralvinella Sulfincola)

10 Organisme atau Makhluk Hidup yang Mampu Bertahan Hidup Di Tengah Kondisi Esktrem, Cacing Thermo-tolerant, Cacing Pompeii, Paralvinella Sulfincola
Temperatur panas menjadi salah-satu keadaan yang selalu dihindari makhluk hidup manapun. Kondisi itu sangat menyiksa. Namun tidak dengan paralvinella sulfincola, yang memilih tempat panas sebagai rumahnya.

Ilmuwan sempat melakukan uji coba dengan memanaskan sisi-sisi akuarium. Cacing ini ternyata memilih spot yang panas, yang bahkan mencapai ukuran 45 sampai 55 derajat Celcius. Ukuran tersebut tentu tak akan bisa ditolerir oleh makhluk hidup manapun. Ia sengaja memilih tempat dengan keadaan seperti itu demi lapisan bakteri yang sudah mendukung dan melindungi hidupnya.

BACA JUGA:  10 Pekerjaan Ter-Ekstrem Paling Berbahaya di Dunia
7. Greenland Shark (Hiu Greenland)

10 Organisme atau Makhluk Hidup yang Mampu Bertahan Hidup Di Tengah Kondisi Esktrem, Greenland Shark, Hiu Greenland
Sudah dikonfirmasi kalau Hiu Greenland termasuk yang terbesar di dunia. Meski makhluk laut, namun hewan ini memiliki kemampuan berenang yang tak terlalu istimewa. Mereka begitu lambat. Meski demikian, bukan berarti kita akan mudah menyaksikannya secara langsung.

Ia hidup di lautan dalam, sekitar 3900 kaki atau 1200 meter di bawah permukaan laut. Karena itu, melihat hiu Greenland jadi kesempatan yang sangat langka. Kondisi tempat hidupnya ada di suhu berukuran 1-12 derajat celcius. Kondisi yang pastinya sangat dingin.

Keputusan mereka untuk berenang dengan tempo lambat pun menjawab pertanyaan kita. Mereka memang tak ingin terlalu buang tenaga. Untuk makanannya sendiri, hiu ini tak terlalu pilih-pilih. Apa yang dilihat dan bisa ditangkap akan ia lahap.

6. Cacing Setan / “Devil Worm” (Halicephalobus Mephisto)

10 Organisme atau Makhluk Hidup yang Mampu Bertahan Hidup Di Tengah Kondisi Esktrem, Cacing Setan, Devil Worm, Halicephalobus Mephisto
Sebelumnya, ilmuwan yakin sekali kalau makhluk multisel tak akan ada yang mampu hidup 2,2 mil di bawah permukaan bumi. Bagaimanapun temperaturnya yang ekstrem akan sangat berbahaya. Makhluk itu juga akan kekurangan oksigen. Beda lagi dengan hewan bersel tunggal yang memang lebih tangguh.

Namun apa yang dipikirkan para ilmuwan itu sedikit tergoncang semenjak mereka menemukan Halicephalobus Mephisto. Penemuan makhluk yang memecahkan rekor ini bahkan merambat ke penelusuran lain. Ilmuwan juga melakukan penelitian terkait dugaan adanya kehidupan di Planet Mars atau galaksi lain, serta lingkungan di bawah permukaan bumi lainnya.

5. Frogs

10 Organisme atau Makhluk Hidup yang Mampu Bertahan Hidup Di Tengah Kondisi Esktrem, Wood Frog Freezing, Kodok Kayu
Ketika musim dingin, Kodok sering ditemukan membeku. Kalau melihat kondisi itu, kita mungkin akan merasa iba, menduga kalau makhluk itu sudah tiada. Namun siapa sangka, mereka bisa bertahan sampai musim selanjutnya dalam keadaan beku seperti itu.

Di daerah Amerika Utara, sedikitnya ada 5 spesies kodok. Salah-satu yang populer yaitu Kodok Kayu. Selama musim dingin, mereka biasanya hanya berlindung di bawah daun. Mereka membeku seperti benda-benda di sekitarnya.

Ternyata kodok ini memiliki kehebatan berupa kemampuan “Anti-Beku” dalam tubuh. Mereka hanya melakukan semacam hibernasi, meski jantungnya terlihat berhenti. Kemampuan bertahan hidup seperti ini tak lepas dari peranan organ hati dan konsentrasi glukosa yang tinggi di dalamnya.

4. Mikroba di Pedalaman Laut

10 Organisme atau Makhluk Hidup yang Mampu Bertahan Hidup Di Tengah Kondisi Esktrem, Mikroba di Pedalaman Laut
Mariana Trench atau Palung Mariana menjadi titik terdalam di lautan, yakni sedalam 10,9 km. Otomatis tekanannya juga sangat kuat, sampai 1100 kali lipat dibanding tekanan laut. Karena itu, mustahil ada makhluk hidup yang berkunjung ke sana dan mampu bertahan hidup.

BACA JUGA:  Jenis-Jenis Pohon Palem Eksotik Yang Tumbuh di Indonesia

Namun di sebuah ekspedisi, ilmuwan bernama James Cameron menemukan hal mencengangkan. Ia mengumpulkan sampel-sampel batu sedimen dari area palung, dan terdapat mikroba di benda tersebut. Kehidupannya bahkan cukup efisien, sekalipun kedalaman dan tekanannya amat sangat kuat.

3. Bdelloid

10 Organisme atau Makhluk Hidup yang Mampu Bertahan Hidup Di Tengah Kondisi Esktrem, Bdelloid Rotifera
Rotifera Bdelloid menjadi invertebrate yang biasanya hidup di air segar. Salah-satu fakta menarik dari makhluk ini yaitu gender mereka yang semuanya betina. Paling tidak, itulah yang disimpulkan semenjak mereka pertama kali ditemukan. Perkembangbiakannya sendiri bersifat aseksual, yang dipercayai sampai merusak DNA mereka sendiri.

Namun DNA yang tercuri itu mendatangkan hikmah. Makhluk ini jadi bisa menghadapi kondisi sulit berupa dehidrasi ekstrem. Mereka masih tangguh di tengah suasana yang panas kering, bahkan bisa bertahan di kondisi radiasi yang tinggi, yang bisa menjadi penyebab kematian sebagian besar hewan.

2. Kecoa / Lipas

10 Organisme atau Makhluk Hidup yang Mampu Bertahan Hidup Di Tengah Kondisi Esktrem, Kecoa, Lipas, cockroach
Kecoa menjadi salah-satu makhluk yang paling dimusuhi manusia. Meski kecil, namun mereka memiliki kekuatan yang luar biasa. Terbukti makhluk ini bisa bertahan hidup selama 7 hari lamanya walau tanpa makanan, minuman bahkan tanpa kepala sekalipun.

Discovery Channel’s Mythbusters membuat semacam percobaan. Setelah terkena 1000 rads, 50% dari kecoa masih mampu bertahan hidup. Padahal ukuran itu bisa menewaskan seorang manusia selama beberapa menit. Lalu ketika terkena 10.000 rads, yang masih hidup hanya sekitar 10%. Itu pun masih sangat mengagumkan, sebab kekuatannya sama kuat dengan pemboman di Hiroshima, Jepang. Beda lagi ketika di level 100.000 rads, semua kecoa itu mati.

1. Tardigrade / Beruang Air

10 Organisme atau Makhluk Hidup yang Mampu Bertahan Hidup Di Tengah Kondisi Esktrem, Tardigrade, Beruang Air
Meski namanya Beruang Air, namun ukuran tubuhnya tidaklah besar. Makhluk ini kecil, hanya seukuran beberapa mili. Namun kekuatannya itu, tak diragukan lagi, ia memang super. Boleh dikatakan, ia jadi makhluk paling tangguh yang pernah ada.

Cuaca panas yang ekstrem, keadaan dingin yang mematikan atau radiasi tinggi tak akan mudah merenggut kehidupannya. Begitu pun dengan kondisi dehidrasi. Mereka bahkan bisa baik-baik saja selama satu dekade tanpa air. Saking penasarannya, para ilmuwan sempat “melempar” makhluk ini ke luar angkasa. Dan ketika “dijemput“, mereka masih dalam kondisi bernapas. Ya ampun!

Demikian informasi terkait 10 organisme atau makhluk hidup yang mampu bertahan di tengah kondisi ekstrem. Fakta ini tentu membuat sisi arogan kita jadi ciut, mengingat banyak makhluk lain yang ternyata diberi kekuatan lebih dari manusia. Keren! #RD