5 JANGIN (Jangan Ingin) yang akan membuat ikhlas kita menjadi keindahan dan dicintai Allah SWT.

Posted on

ikhlas

Dalam sebuah kesendiriran, ketika diri ini sedang mendapatkan kegalauan yang sedang mendalam, sedang merenung tentang kehidupan yang terjadi, terdengarlah suara yang menjadikan hati ini ingat akan sebuah keikhlasan hidup, keikhlasan dalam menjalankan ibadah, keihlkasan atas semua perbuatan yang kita lakukan selama ini. Setelah mendengarkannya hati ini semakin terenyuh serta bertambah termenung, ternyata selama ini apa yang diri ini  lakukan itu tidak berdasarkan atas niat karena Allah SWT, sering diri ini merasa sombong , merasa ujub, seakan akan amal baik kita akan dinilai, akan dipuji oleh orang banyak. Padahal semua itu tidak bernilai apa apa. Ceramah yang saya dengar adalah ceramahnya kiayi. Abdullah Gymnastiar (aa Gym). Untuk itu diri ini ingin membagikan kepada semua pembaca budiman , semoga bermanfaat..

Sebelum diri ini membagikan 5 Hal yang akan membuat ikhlas kita menjadi keindahan dan dicintai Allah, kita akan mengenal dulu apa itu ikhlas…

APA si IKHLAS itu…?

Apakah anda tau Iklhas?, cara seperti apa  kita bisa mendapatkan keikhlasan jiwa?,

banyak orang-orang menganggap ikhlas adalah menerima, anggapan tersebut bisa saja benar namun bisa juga salah, sangat tergantung kepada bagaimana proses menerima tersebut. Ikhlas tidak dapat kita paksakan, sebab bila kita memaksakan diri kita untuk menerima suatu ketentuan, namanya juga memaksakan diri ya tentu saja akan menjadi terpaksa. Ikhlas sangat mirip bahkan mungkin hampir dapat dikatakan sama dengan ridho, bila kita ridho kepada Allah tentu saja Allah akan ridho kepada kita, ridho itu sendiri adalah gabungan dari tulus dengan ikhlas.

Kita akan sangat membutuhkan prasangka baik kepada Allah, sebagai penunjang usaha kita dalam mencapai keikhlasan jiwa, sebab untuk dapat menerima dengan besar hati ataupun dengan lapang dada, ketentuan dari Allah, bukan dengan menahannya, tetapi menerima dengan penuh kerelaan, kesadaran, ilmu serta pengertian akan ketentuan tersebut.

(Dalam kutipan media Islam Salafiyah) menuliskan Abu ‘Utsman berkata : “Ikhlas ialah, melupakan pandangan makhluk, dengan selalu melihat kepada Khaliq (Allah)”.

Abu Hudzaifah Al Mar’asyi berkata : “Ikhlas ialah, kesesuaian perbuatan seorang hamba antara lahir dan batin”.

Abu ‘Ali Fudhail bin ‘Iyadh berkata : “Meninggalkan amal karena manusia adalah riya’. Dan beramal karena manusia adalah syirik. Dan ikhlas ialah, apabila Allah menyelamatkan kamu dari keduanya”.

Dari penngertian-pengertian yang sudah kita bahas diatas dapat kita simpulkan bahwa Ikhlas dalah suatu penerimaan hati diri seorang manusia mejadikan apa yang kita lakukan itu tidak mengharap pandangan dari makhluk, namun selalu melihat kepada Allah SWT. Yang maha melihat apa yang hambanya perbuat.

BACA JUGA:  Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

Namun kita jangan terlena atas keikhlasan yang kita raih, karena syetan akan selalu berusaha sesuatu yang baik akan menjadi tidak baik. Keikhlasan yang kita bangun bisa menjadi kesombongan dan kemunafikan, kita akan merasa orang yang paling ikhlas dalam melakukan segala perbuatan, inilah yang akan menjadi bumerang buat diri kira sendiri.

Naah inilah hal hal yang harus kita perbuat untuk melatih keikhlasan hatikan untuk menjadi sebuah keindahan dan cinta dari Allah…

1.(Jangan ingin) diketahui orang lain

gedebuk-2

Setiap amal perbuatan yang kita lakukan janganlah ingin dilihat oranglain, karena itu akan merusak keikhlasan hati kita. Media social seperti, Facebook, Twitter, BBM, Instagram dan lain sebagainya merupakan sarana yang sangat mudah untuk kita gunakan sebagai memberi tahu apa yang kita lakukan, sholat lah, ngajilah, pake jilbablah, sementara pada kenyataannya belum tentu sesuai dengan apa yang kita sampaikan pada orang banyak, maka berhati-hatilah .

2.  (Jangan ingin) dilihat orang lain

index

Pada dasarnya apa yang kita lakukan ingin dilihat orang lain, namun semua itu bisa jadi akan bumerang bagi kita.  Amalan kita bisa jadi ada nilainya dimata manusia namun belum tentu dihadapan Allah. Untuk itu ada hadist Pada kutipan (mutiara Hikmat) menjelaskan  “Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu sebagaimana engkau menyembunyikan keburukan-keburukanmu, dan janganlah engkau kagum dengan amalan-amalanmu, sesungguhnya engkau tidak tahu apakah engkau termasuk orang yang celaka (masuk neraka) atau orang yang bahagia (masuk surga).” (Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al-Iman no 6500). Dari hadist ini jelas kita dianjurkan untuk sebisa mungkin menyembunyikan kebaikan kita, sebagaimana kita menyembunyikan keburukan kita. Bisa jadi keburukan kita itu lebih banyak dari pada kebaikan kita.

Namun walaupun begitu jangan lantas kita pergi kemasjid untuk sholat, kita sampai sembunyi-sembunyi kaya petak umpet. Sangking ingin disembunyikannya kebaikan kita. Itu juga kurang baik. Ditakutkan malah jadi fitnah.

3.  (Jangan ingin) dipuji orang lain

index

Ketika kita ingin dipuji, seolah –olah kita ingin di cintai oleh orang lain. Padahal pujian dari manusia itu tidak berarti apa-apa, sekarang memuji bisa jadi besok membenci. Untuk itu fokuslah diri kita unutk senantiasa melakukan sesuatu itu karena Allah, ingin dicintai Allah.

BACA JUGA:  Menjaga Lidah

Cinta dari Allah itu sungguhlah abadi. Bahkan Dalam Hadith Qudsi Nabi  bersabda bahwa Allah SWT berkata: “Kalau Allah SWT mencintai seorang hamba, maka beliau memanggil Jibril. “ Jibril! Aku mencintai si fulan, maka cintailah dia. Lalu Jibril memanggil penghuni langit. “Wahai penghuni langit! Sesungguhnya Allah mencintai si fulan maka cintailah dia. Lalu penghuni bumipun mencintainya”

Cinta Allah tidak pernah tertukar, sesembunyi-bunyinya kita melakukan kebaikan pastiAllah lihat. Jangan takut perbuatan baik kita tidak di puji Orang. Allah pasti tau. Karena Allah amah mengetahui atas semua yang kita kerjakan.

4.  (Jangan ingin) dihargai orang lain

62pengorbanan-istri-yang-sering-tidak-dihargai-suami

Kalau kita ingin dihargai oleh orang lain berarti Allah masih menutupi apa yang menjadi keburukan kita. Karena apabila Allah buka sedikit saja tentang keburukan kita sungguh hinalah diri kita. Untungnya Allah masih mencintai diri kita, sehingga Allah masih menutupi  keburukan kita. Maka kesempatan ini janganlah kita sia-siakan untuk senantiasa beramal kebaikan untuk dapatkan cinta dari Allah SWT.

5.  (Jangan ingin) dibalas budi orang lain

help-people-300x292

Setiap apa yang kita lakukan terhadap orang lain, pasti ada rasa ingin dibalas budi olehnya. Ingat !! jangan terlalu berharap terhadap manusia, kerana apabila tidak sesuai harapan itu akan menjadi sakit hati yang tiada akhir. Yang akhirnya amal baik kita akan rusak dan tidak menjadi alam sholeh. Karena setiap amalan itu pasti sudah ada imbalannya masih-masing.

 

One thought on “5 JANGIN (Jangan Ingin) yang akan membuat ikhlas kita menjadi keindahan dan dicintai Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *