Saat Suami atau Istri Bukan Lagi Perhiasan Hidupmu

Posted on

Coba Anda pikir dengan serius, bener apa tidak omongan saya: “Hubungan dengan teman hidup jadi hambar tawar tanpa citarasa, kalian makin lama semakin tidak mesra, makin seenaknya, makin enggan berupaya saling menyenangkan dan menjaga perasaan pasangan, saling balas bikin kecewa dan mengungkit-ungkit kesalahan lama.”

meningkatkan keharmonisan rumah tangga dengan cara, tips menjaga keharmonisan rumah tangga, artikel keharmonisan rumah tangga, cara menjaga keharmonisan keluarga, menjaga keharmonisan rumah tangga dalam islam, pengertian keharmonisan rumah tangga, rahasia keharmonisan rumah tangga

Kenapa? Itu karena Anda merasa sudah sah memiliki dan menguasainya. Coba Anda ingat betapa manisnya dulu tiap detik yang kalian jalani bersama ketika masih pacaran atau mendekatinya. Begitu indah, sarat makna, penuh rona pesona. Kenapa setelah dinyatakan sebagai pasangan yang halal kalian berubah ketus, biadab dan tidak berbudaya?

Jawabnya ya itu tadi.

Karena kalian sudah punya mereka, suami atau istri itu bukan lagi perhiasan hidupmu, tapi barang investasi, hak milik, properti.

Cobalah mengubah mindset ini. Taruh surat nikah kalian di gudang. Anggaplah bojomu / istrimu itu titipan dari mertua / ipar, bahwa dia itu mahluk pinjaman dari Tuhan –dan orang itu bisa diambil, ditagih, dirampas darimu sewaktu-waktu entah kapan.

Penuhi hari-harimu dengan kecemasan. Bahwa dia bisa pergi atau dijemput tiba-tiba tanpa pesan dan berita, bahwa kalian belum cukup keras berusaha untuk menyenangkan hatinya, bikin dia bahagia, mengisi fantasi dan jiwanya dengan cinta istimewa yang hanya kalian bisa mewujudkannya.

Saat Suami atau Istri Bukan Lagi Perhiasan Hidupmu ~ Arif Subiyanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *