Mengenal Jenis-Jenis Tape dan Resepnya

Posted on
1. Tape Singkong

Di jawa tengah, orang lebih suka memilih singkong petruk untuk dijadikan tape. Dia ini jenis singkong yang daun pupusnya (daun mudanya) punya tangkai dan urat daun yang kebiru-biruan semua ungu. Banyak juga yang memilih singkong mentega yang kuning dagingnya.

tape singkong, peuyeum bandung, mikroorganisme tape, bakteri tape, mikroorganisme pada tape, bakteri yang mengubah singkong menjadi tape, tape makanan, ragi tapai, tapai ketan, tapai ubi recipe,

Singkong yang sudah dipotong pangkal dan ujungnya, lantas dipotong pendek-pendek (5-6 cm) dan dikupas. Kemudian dicuci bersih sampai tak ada setitik pun tanah yang masih melekat, lalu tiriskan sampai kering betul. Calon tape ini lalu dimasukkan kedalam kukusan dan direbus. Usahakan agar jangan sampai ujung kukusan terendam air, lebih pantang lagi kalau merebusnya dicampur air.

Singkong yang terkena air selama perebusan bakal jadi lembek, dan ini tidak akan membentuk tape manis dan padat. Perlu diingat, selama perebusan, apinya jangan sampai padam. Singkongnya sendiri tidak boleh sampai masak betul hingga empuk, tapi kira-kira masih agak keras sedikit.

Singkong rebus ini ditebarkan di atas loyang agar airnya kesat dan ditunggu sampai dingin. Ragi yang ditaburkan pada singkong dingin ini sebaiknya secukupnya saja. Calon tape itu lantas diatur dalam besek (kotak yang terbuat dari anyaman bambu) yang bersih dan kering. Sebaiknya bagian dalam besek dilapisi daun pisang terlebih dahulu. Juga ditumpangi tali rafia atau cukup ditindih beban secukupnya. Dengan demikian daun pisang tidak ambyar terbuka.

Simpan besek di dalam ruangan yang kering dan tunggulah kira-kira dua hari. Bila sudah tercium bau khas tape, berarti pembuatan tape berhasil. Tapi jangan tergesa-gesa membukanya. Tunggulah barang enam jam lagi.

2. Tape Ketan

tapai ketan, tapai pulut sarimah, tapai ubi, tapai in english, tapai pulut recipe, tapai halal, tapai nasi, tapai advogados, Tape Ketan Hijau, tape kuningan

Sesuai dengan namanya, tape ketan terbuat dari beras ketan, baik yang putih maupun yang hitam. Mula-mula beras dicuci bersih dan ditiriskan sampai kering. Kemudian ditanak sampai agak empuk saja, tidak sampai matang. Nasi ketan yang belum jadi itu lalu disiram air mendidih, paling tidak dua kali, agar butirannya cepat mengembang. Tunggu beberapa saat lagi, sampai matang.

Ragi halus dicampurkan setelah nasi ketan menjadi dingin. Kalau ingin tape ketan yang sudah terbungkus rapi, sebaiknya nasi beragi tersebut langsung saja dibungkusi kecil-kecil pakai daun pisang atau daun jambu air. Setiap bungkus cukup diisi dua sendok makan. Tapi kalau tidak, ya seluruh nasi itulah yang diperam seperti membuat tape singkong di atas.

BACA JUGA:  Tempat Makan Enak Murah di Taman Kota Kuningan Jawa Barat

Masa fermentasi tape ketan agak lebih lama, yaitu tiga hari sampai empat hari. Terhadap tape ketan putih, bisa diberi zat warna hijau alamiah dari daun suji atau pandan wangi. Meskipun sekarang ini banyak juga yang memakai pewarna sintetis. Tapi ini sebaiknya dihindari, sebab mungkin saja menimbulkan efek samping yang membahayakan kesehatan.

3. Tape Laos

Laos alias lengkuas yang umumnya dijadikan salah satu bumbu dapur dan bahan jamu, ternyata bisa juga dibuat tape. Tapi tape laos bukan makanan nyamikan (kudapan) yang enak, melainkan untuk obat. Yaitu sebagai jamu penyegar badan, menghilangkan rasa pegal-linu.

Cara membuatnya sama saja dengan tape singkong. Cuma irisannya yang kecil-kecil setipis setengah sentimeter saja. Kalau tape laos sudah masak, tentu saja aromanya tak sedap seperti tape singkong. Minumlah airnya saja setelah diperas dengan saringan kain bersih.

Itulah Mengenal Jenis-Jenis Tape dan Resepnya. Selamat Mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *