Contoh Berbakti Kepada Orang Tua yang Salah!

Posted on

Cerita Orang Tua. Kenalan istri saya tempo hari curhat sambil berurai air mata. Dia merasa kehilangan anak laki-lakinya meskipun sang putera kebanggan itu bukan tipikal anak pendurhaka.

“Oalah jeng… jangan sampai sampeyan mengalami nasib seperti saya, kehilangan anak laki-laki. Buah yang lama saya tanam saya eman-eman, saya timang-timang sekarang dipanen orang. Sakit hati saya jeng!”

berbakti kepada orang tua adalah, berbakti kepada orang tua dan guru, berbakti kepada orang tua dalam islam, berbakti kepada orang tua dalam agama, berbakti kepada orang tua setelah menikah, berbakti kepada orang tua ppt, berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal, artikel tentang berbakti kepada orang tua

Singkat cerita, anaknya yang lugu dan lurus hidupnya itu lulus kuliah, dapat pekerjaan sebagai akuntan di sebuah BUMN. Baru kerja 3 tahun karirnya moncer gajinya jutaan.

Sang ibu ingin anaknya semata wayang menyenangkan diri dengan penghasilan dan kesuksesannya. Tapi apa yang terjadi, bocah pendiam itu kesandung jodoh di perantauan. Istri dan mertuanya yang boros itu memoroti dia habis-habisan.

Si ibu kandung yang tak pernah mau dibelikan ini itu oleh sang putra kebanggan menyaksikan dengan mata kepala sendiri, besannya belanja habis jutaan dan dengan enteng menyuruh mantunya keluarkan kartu kredit untuk membayarnya, dan itu bukan terjadi sekali dua, tapi sudah terbiasa.

Si anak laki-laki itu seolah mati kutu di bawah ketiak ibu mertua dan tutup kuping pada ratapan ibunya. Saya yang mendengar cerita dari istri kemaren malam hanya bisa geleng-geleng kepala. Tapi sebagai orang tua saya menyadap hikmah dari kisah yang membuat miris itu.

Saya tidak akan gegabah membebaskan anak saya seenak udelnya bikin keputusan dan menentukan pilihan hidup, terutama kalau pilihan itu mencelakai dan merepotkan dia sendiri. Toleransi tentu ada, tapi kalau sungut radar saya sebagai orang tua mengendus potensi bencana, saya yang harus mengambil sikap. Seperti pernah saya bilang kepada anak saya dulu:

“If you can’t make a good decision for your life, let me make one for you!”

Semoga Cerita Orang Tua ini bermanfaat bagi anda pembaca, para orang tua khususnya atau calon orang tua 🙂


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *