Cara Menanam Bibit Mangga yang Benar

Posted on
Menanam Bibit Mangga yang Benar

menanam mangga dari biji, cara menanam mangga harum manis, cara menanam mangga agar cepat berbuah, budidaya mangga harum manis, budidaya mangga madu, budidaya mangga gedong gincu, budidaya mangga pdf, cara menanam mangga dari biji

Sesudah menggali lubang tanam dan memilih bibit, kini bagaimana cara menanam bibit itu dengan baik dan benar ? ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam penanaman ini.

Lubang tanam yang sudah disiapkan dan diuruk kembali dengan tanah olah, kemudian dibiarkan mantap selama seminggu, kini setelah satu minggu dibiarkan, dapat ditanami bibit mangga.

Waktu Penanaman

Penanaman bibit mangga di pekarangan (yang banyak menerima sinar matahari) biasanya dilakukan pada musim hujan dan bisa pada waktu pagi. Maksudnya, supaya tanaman muda yang akarnya belum tumbuh sempurna itu tidak begitu tersiksa oleh terik matahari, dan juga tidak kekurangan air kalau kita enggan menyiramnya. Namun, bila kita terpaksa menanam mangga di luar aturan ini, misalnya pada musim kemarau, maka penanaman terpaksa dilakukan pada sore hari dan kita harus rajin menyiramnya.

Cara menanamnya

Penanaman bibit dilakukan demikian. Lubang tanam yang sudah diuruk dengan tanah olahan, digali lagi bagian tengahnya. Lubang galian hanya sebesar ukuran kantung plastik tempat bibit yang akan ditanam. Lalu di pinggiran lubang ditancapkan “anjir” (tongkat kayu atau bambu) yang nantinya berfungsi untuk penguat tanaman muda itu agar tidak mudah goyah.

Setelah itu, bibit yang akan ditanam mesti dibuang dulu kantungnya dengan jalan digunting. Baru kemudian bibit beserta tanah yang kini telanjang itu dimasukkan ke lubang tanam, tetapi posisinya diatur dulu supaya berdiri tegak. Kemudian diuruk, dan tanah sekitarnya dipadatkan dengan injakan kaki. Seterusnya ia diikat dengan tali rafia pada anjir yang sudah di pasang sebelumnya. Setelah itu, tanaman baru perlu disiram air secukupnya.

Bibit Okulasi Perlu Naungan

Yang mesti diperhatikan dalam penanaman itu ialah bibit yang berasal dari hasil okulasi, ‘mata okulasi’ harus diarahkan ke timur (tempat matahari terbit). Maksudnya, supaya mata (tunas) okulasi itu bisa berfotosintesa dengan baik. Selain itu, ia perlu diberi naungan di atasnya, sebab tunas yang tumbuh dari mata okulasi itu sangat peka terhadap sinar matahari terik.

BACA JUGA:  10 Sneakers atau Sepatu Sporty Terbaik dan Terkeren Tahun 2015

Sebaiknya, bibit asal sambungan, penanamannya bisa lebih bebas. Kita tidak perlu memilih arah matahari pagi. Bibit sambungan juga tidak memerlukan naungan, sebab bibit ini sangat mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Walaupun demikian, kita tidak boleh lupa bahwa bibit sambungan yang ditanam ialah bibit sambungan yang ‘pupus’-nya (pucuk daunnya) sudah dewasa, yang sudah cukup mampu berfotosintesis dengan baik.

Penanaman mangga dengan memperhatikan hal di atas bisa membuat tanaman itu tumbuh sempurna (misalnya, bibit okulasi tidak gampang mati setelah ditanam).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *