Pengertian Pencitraan Pemerintah dalam Arti Sempit

Posted on

pengertian pemerintahan, pengertian pemerintah menurut para ahli, pengertian pemerintah dalam arti sempit, pengertian pemerintah daerah, pengertian pemerintah menurut ahli, pengertian pemerintah yang berdaulat, pengertian pemerintah dan pemerintahan pengertian pemerintah daerah menurut sri soemantri
Pengertian Pencitraan Pemerintah dalam Arti Sempit

Di suatu tempat aku melihat ada bencana tanah longsor. Selang beberapa hari sejumlah petugas dari dinas sosial datang membawa tas-tas bertuliskan dan berisi “bantuan”, mulai dari bahan makanan, pakaian, obat-obatan, dan lain sebagainya.

Apa yang dilakukan pemerintah itu nampak mulia: membantu masyarakat yang terkena musibah, peka dan peduli pada penderitaan rakyat. Tapi jika dilihat lebih jernih lagi, ini sebetulnya adalah pembodohan halus. Pemerintah sebagai organisator, pengelola kehidupan bernegara menghimpun pajak dari masyarakat. Nyaris semua lini aktivitas masyarakat tak ada yang tak dipajaki pemerintah. Itu wajar dan masuk akal.

Yang menjadi konyol, kenapa timbal balik atau output pengelolaan pajak itu dalam hal ini disebut bantuan? Memangnya pemerintah punya uang dari mana untuk membantu masyarakat? Mengapa dalam konteks bencana alam pola hubungan antara pemerintah dengan masyarakat korban tiba-tiba menjadi pihak yang menolong dengan pihak yang ditolong? Omong kosong macam apa ini?

Aku lebih setuju jika itu disebut penyaluran atau distribusi ketimbang bantuan. Penggunaan istilah yang keliru ini mungkin saja sekedar salah kaprah, tapi bisa saja lebih gawat: pembodohan sistematis yang dirancang dengan sangat cerdas hingga bisa diterima secara budaya. Jauh lebih gawat jika kita ikut sertakan perbincangan soal korupsi dan politik pencitraan yang sangat khas dalam dinamika birokrasi kita.

#TolakPembodohan dan Modus :v
Ivan Oi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *