Cara Membibitkan Tanaman Manggis

Posted on

Cara Perbanyakan Tanaman Manggis
perbanyakan tanaman manggis, manggis garcinia mangostana, kegunaan manggis, tanaman buah manggis, jual manggis, klasifikasi tanaman manggis ciri ciri buah manggis, manfaat buah manggis

Membuat bibit tanaman manggis sulitnya bukan main. Karena tanaman ini pertumbuhannya lamban, dan peka terhadap perubahan cuaca yang kelewat ekstrim. Bagaimana caranya agar pembibitan itu berhasil?

Sebagian besar pohon manggis yang ada di alam, merupakan tumbuhan liar dari biji yang tidak sengaja ditanam. Sebagian kecil lainnya sengaja ditanam petani dengan cara sederhana, yaitu biji ditanam lalu dibiarkan tumbuh sendiri tanpa pupuk atau diapa-apakan lagi. Padahal, agar kita memperoleh bibit manggis yang baik, sekalipun dari biji, mestinya tidak begitu. Ada yang mesti dilakukan agar bisa diperoleh bibit manggis yang baik.

Memilih Buah Untuk Mendapat Biji

Buah yang akan diambil bijinya haruslah buah yang matang pohon, warna kulitnya sudah berubah merah kehitam-hitaman. Buah harus mulus juga, tidak cacat, dan bebas hama penyakit. Kalau mungkin buah dipetik dari pohon yang sudah diketahui rajin berbuah dan produksinya selalu tinggi.

Kalau dibelah, daging buah itu manis sedikit asam rasanya, dan teksturnya sudah lembek. Dalam satu buah, biasanya berisi 5-7 siung (segmen) daging dengan 1-2 biji. Namun sebaliknya, pilihlah buah berukuran besar dan sangat baik kalau dibibitkan.

Untuk mengetahui buah bersiung lima, cukup menghitung “ciri kembang” yang terdapat pada bagian luar kulit buah. “Ciri Kembang” ini merupakan petunjuk untuk menebak isi buah manggis.

Biji yang akan disemai dibersihkan dulu dari sisa-sisa daging buah. Maksudnya agar sisa daging buah yang masih menempel itu tidak mengundang datangnya jamur atau hama penyakit lain. Cara membersihkannya dengan merendam biji ke dalam air selama satu malam, atau boleh juga dengan mencucinya secara hati-hati. Biji-biji yang sudah bersih bisa langsung disemai. Penyemaian biji dapat dikerjakan dengan 2 cara, yaitu:

1. Disemai di Polybag

Biji langsung ditanam di polybag atau kantong plastik hitam berukuran 20cm x 30cm. Bagian bawah kantong plastik dilubangi untuk saluran pengering. Kantong plastik itu diisi dengan campuran tanah dan pupuk kandang (misalnya kotoran kambing). Cara mencampur ini, kita akan ambil satu ember tanah dan satu ember pupuk, lalu keduanya diaduk-aduk sampai rata betul. Kalau keperluan untuk pengisian campuran itu sangat banyak, kita mesti membuat campuran lagi seperti itu.

BACA JUGA:  Cara Budidaya Bawang Putih Dataran Rendah

Seterusnya, setelah polybag diisi dengan campuran di atas, biji manggis langsung dibenamkan, ditaburkan tanah cmpuran yang ada di polybag itu juga.

Perawatannya, persemaian di polybag tersebut mesti selalu lembab keadaannya. Makanya, polybag sebaiknya ditaruh di bawah naungan dan diatur dalam barisan agar mudah dikontrol. Kemudian, kalau hujan tidak turun-turun, persemaian polybag itu disiram sampai tanahnya lembab (jangan sampai becek!).

2. Disemai di Bedengan

bibit pohon manggis, pohon mangggis cepat berbuah, genus pohon manggis, pohon durian, gambar pohon manggis, pohon manggis putih

Bedengan dibuat berukuran 1m x 5m. Ketinggian tanah bedengan antara 10cm – 15cm. Agar tanah tidak “lari” ke sana kemari, bagian tepinya dipasang papan atau batako, atau semacamnya. Tanah bedengan digemburkan dulu. Setelah gembur, pupuk kandang seperti di atas dicampurkan ke situ.

Jumlah pupuk kandang yang diberikan, kira-kira setiap ember tanah diberi 0,5 ember pupuk. Kemudian pupuk dan tanah diaduk-aduk agar bisa bercampur rata. Setelah itu, biji dibenamkan. Kedalaman pembenaman kira-kira 2cm juga. Di atas biji ditaburkan tanah campuran di sekitarnya. Seterusnya, dilakukan penyiraman sebagaimana di atas.

Karena bedengan tidak bisa dipindahtempatkan sebagaimana polybag, maka di atas bedengan perlu diberi naungan. Naungan ini bisa berupa atap plastik, atau bilahan bahan bambu yang disusun dengan jarak kerenggangan kira-kira 5 – 10cm.

Merawat Bibit Muda

Setelah 4 – 6 minggu, biji manggis sudah bisa berkecambah. Pada tahap ini, batang dan daun mudanya berwarna merah kecoklat-coklatan. Daun ini masih lunak sehingga rawan terhadap serangan hama penyakit. Untuk berjaga-jaga dari kemungkinan serangan itu, tanaman muda tersebut disemprot dengan fungisida setiap 2 minggu sekali.

Kalau bibit sudah berdaun sebanyak 4 – 5 helai, penyemprotan fungisida bisa ditambah dengan insektisida, agar daunnya terhindar dari serangan jamur, ulat, kutu, dan hama lainnya.

Cara Perbanyakan Tanaman Manggis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *